Teks Tersembunyi Ditemukan di Alkitab Kuno dari Vatikan

Teks tersembunyi disinari cahaya UV (sumber IFL Science)

– Ahli abad pertengahan Grigory Kessel menemukan teks tersembunyi dalam alkitab. Dia menemukannya di dalam terjemahan Injil Matius yang naskahnya sudah berusia 1.750 tahun.

Kessel menemukannya dengan fotografi ultraviolet pada manuskrip di Perpustakaan Vatikan. Penemuan tersebut bagian dari proyek Sinai Palimsests, dikutip dari IFL Science, Jumat (14/4/2023).

Para peneliti yang mengerjakan proyek tersebut melakukan pemulihan teks yang dihapus dan ditulis ulang. Ini dilakukan sekitar abad ke-4 hingga ke-12 setelah masehi.

Saat itu, lazim untuk mencuci dan mengikis teks di dalam papirus untuk digunakan kembali. Hal ini dilakukan karena pada waktu itu media tulis masih sangat langka dan mahal.

Namun akhirnya teks-teks yang terhapus dan tersembunyi bisa dipulihkan. Yakni dengan menyinari teks menggunakan fluoresensi atau panjang gelombang cahaya berbeda.

Para peneliti sejauh ini berhasil menguraikan 74 manuskrip dengan metode ini. Namun, temuan terbaru sangat spesial karena mencakup terjemahan dari manuskrip yang seratus tahun lebih tua dari terjemahan tertua dalam bahasa Yunani, termasuk Codex Sinaiticus.

“Dalam tradisi Kekristenan Syria ada sejumlah terjemahan Perjanjian Lama dan Baru,” ungkap Kessel dalam keterangannya.

Dia menjelaskan baru ada dua manuskrip yang berhasil dipecahkan terjemahannya. “Sampai baru-baru ini, hanya dua manuskrip yang diketahui berisi terjemahan Injil, berbahasa Syria Kuno,” kata Kessel.

 

Manuskrip yang menjadi objek penelitian pertama kali ditulis pada abad ke-3 kemudian disalin pada abad ke-6. IFL Science menyatakan bahwa detail dari teks tersembunyi dalam yang ditemukan belum dipublikasikan.

Namun, peneliti mengungkap bahwa teks tersembunyi tersebut lebih detail dari terjemahan berbahasa Yunani dari Injil Matius bab ke-12.

Pada akhir baris pertama terjemahan berbahasa Yunani, tertulis “mulai memetik ujung tanaman gandum dan memakannya.”. Pada terjemahan Syiria kuno yang ditemukan oleh Kessel, akhir baris yang sama tertulis “mulai memetik ujung tanaman gandum, menggosokannya di tangan mereka, dan memakannya.”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*